Pengagalan Trademark Yang Sudah Terdaftar Di Indonesia

Berikut dua prosedur pembatalan trademark Terdaftar di Indonesia sebagai berikut:

1. Mengajukan Tindakan Pembatalan berdasarkan non-penggunaan

Pembatalan merek yang dikutip karena tidak dipakai sebenarnya diatur dalam Pasal 61 ayat (2) huruf (a), huruf (b) UU Merek Indonesia No. 15 tahun 2001 yang menegaskan bahwa:

Penghapusan pendaftaran Merek atas prakarsa Direktorat Jenderal dapat dilakukan apabila trademark indonesia tersebut sudah tidak digunakan selama 3 (tiga) tahun berturut-turut dalam perdagangan barang dan / atau jasa sejak tanggal pendaftaran atau pemakaian terakhir. kecuali ada alasan yang dapat diterima Direktorat Jenderal; atau merek digunakan untuk jenis barang dan atau jasa yang tidak sesuai dengan jenis barang atau jasa yang dimohonkan pendaftarannya, termasuk penggunaan merek yang tidak sesuai dengan merek terdaftar ” .

Namun inisiatif penghapusan tersebut tidak dapat dengan mudah dilaksanakan karena tidak ada langkah pasti dari tidak adanya penggunaan trademark di Indonesia. Selain itu, saat ini tidak ada lembaga yang sah untuk mengawasi atau memantau penggunaan trademark di pasar yang sebenarnya di negara kita. Singkatnya, meskipun penghapusan pendaftaran merek berbasis non-penggunaan diatur oleh undang-undang, namun penghapusan tersebut tidak dapat diterapkan secara efektif. Berdasarkan fakta di atas, Tindakan Pembatalan berdasarkan non-penggunaan tidak efektif dan umumnya tidak menguntungkan.

Tindakan Pembatalan Non Guna tidak efektif dan jarang diajukan ke Pengadilan Niaga. Namun, bukan berarti kami tidak dapat mengajukan gugatan tersebut.


Lebih lanjut, persyaratan yang terlibat dalam pengajuan Tindakan Pembatalan berdasarkan non-penggunaan adalah sebagai berikut: Surat Kuasa yang diaktakan dan dilegalisasi (formulir salinan terlampir); Anggaran Dasar perusahaan (jika Penggugat adalah perusahaan); Bukti tidak digunakannya merek dagang pihak yang merugikan Untuk mengungkap informasi apakah merek tersebut digunakan oleh pihak yang merugikan atau tidak di pasar yang sebenarnya di Indonesia, sangat disarankan untuk melakukan penyelidikan sebelum mengajukan Tindakan Pembatalan. Informasi yang didapat dari investigasi ini bisa sangat berguna bagi kita untuk mengatur strategi penanggulangan kasus ini kedepannya.

2. Mengajukan Tindakan Pembatalan berdasarkan trademark Klien yang terkenal dan itikad buruk pihak yang merugikan Tindakan Pembatalan berdasarkan merek dagang terkenal Klien dan itikad buruk pihak yang merugikan dalam mendaftarkan merek dagang yang relevan diatur dalam Pasal 68 Ayat (1) Undang-Undang Merek Dagang Indonesia No.15 tahun 2001; “Gugatan Pembatalan Merek terdaftar dapat diajukan oleh pihak yang berkepentingan berdasarkan alasan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4, Pasal 5 atau Pasal 6”. 

Persyaratan yang terlibat dalam pengajuan Tindakan Pembatalan terhadap pendaftaran yang dikutip adalah sebagai berikut: Surat Kuasa yang diaktakan dan disahkan (formulir salinan terlampir). Daftar resmi pendaftaran merek dagang klien yang relevan di seluruh dunia. Sertifikat pendaftaran merek asli, setidaknya di 5 (lima) negara termasuk negara asal. Brosur dan iklan. Anggaran Dasar perusahaan (jika Penggugat adalah perusahaan). Bukti sebagai pengguna sebelumnya dari merek yang relevan. 

Beberapa contoh produk yang memiliki merek dagang yang relevan. Nama dan alamat lengkap distributor / agen klien di Indonesia. Salinan sertifikat merek dagang di seluruh dunia dalam terjemahan bahasa Inggris. Tindakan Pembatalan akan diajukan satu bulan setelah penerimaan dokumen yang diperlukan di atas. Surat Kuasa harus diaktakan oleh Notaris dan kemudian dilegalisir oleh Konsulat Indonesia di negara Anda. Surat Kuasa harus diajukan pada saat mengajukan pembatalan. Jika Klien mengajukan Tindakan Pembatalan berdasarkan itikad buruk tanpa dapat membuktikan bahwa merek dagang Klien adalah merek dagang terkenal, peluang untuk berhasil mengajukan Tindakan Pembatalan akan rendah.

 Sementara itu, jika Klien dapat menunjukkan setidaknya 5 (lima) pendaftaran di seluruh dunia dari merek dagang terkait dalam kelas terkait yang sebelum tanggal pendaftaran pihak yang merugikan, pihak yang merugikan dapat dianggap telah mendaftarkan merek dagangnya berdasarkan itikad buruk dan meniru milik Klien. merek dagang terkenal. Sehingga peluang suksesnya tinggi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *