All posts by wave

Jenis Jenis Cedera Dalam Sepakbola

Setiap kegiatan yang kita lakukan pasti ada resikonya. Tak terkecuali dengan sepakbola .Tapi kalo sebelum main bola kita enggak ngelakuin pemanasan dulu, minimal scretching, badan pasti cepet encok, nyeri sendi, pegal linu, kram…. So, biasakan deh untuk pemanasan dulu sebelum berolahraga.

Banyak atlet yang pernah ngalamin cedera dan bahkan ada yang langsung memutuskan pensiun dini karena udah langganan cedera. Sayang kan kalo udah begitu jadinya? Nah, biar kalian semua tau jenis-jenis cedera dan penyebabnya, yuk kita baca bareng-bareng artikel di bawah ini.

1. Cedera Luar / Luka Luar

Cedera ini bisa disebut juga lecet. Biasanya sih terjadi karena gesekan sama rumput atau kontak fisik sama lawan dan enggak terlalu banyak ngeluarin darah. Cedera inilah yang dialami Egy Maulana Vikri baru baru ini.

2. Kram/Kejang Otot

Hampir semua atlet pasti pernah ngerasain yang namanya kram. Cedera ini terjadi karena otot yang mengalami kontraksi akibat terlalu kecapean. Biasanya, betis pesepak bola yang diincer sama cedera yang satu ini. Kalo udah kena kram, sakitnya bakal ngebuat orang susah untuk berdiri

3. Tendon Rupture / Tendon Putus, Sobek, Pecah

Cedera ini biasa terjadi di sekitar pergelangan kaki dan dan betis. Gejalanya sih pada umumnya nyeri gitu di bagian yang sakit. Kalo udah putus, pesepak bola akan cukup lama vakum karena harus melakukan operasi penyambungan tendon yang putus itu kembali.

4. Trauma (Akibat Sikutan, Pukulan, Tendangan ke Tubuh)

Cedera ini akan jadi sangat berbahaya kalo kontak fisiknya keras dan kasar. Kalau udah begitu, biasanya muncul memar. Kalo sampe bagian lain yang kena tapi ga keliatan bekasnya dan terasa sakit atau nyeri, hati-hati… Bisa-bisa yang kena itu organ dalam. Trauma juga berkaitan dengan kondisi psikis para pemain. Bukan ga mungkin, cedera ini bikin rusak tulang maupun organ dalem.

5. Retak Tulang hingga Patah Tulang

Cedera ini sangat mengerikan dan bagi kalian yang tidak kuat, silakan angkat kelima jari kalian dan lambaikan ke muka sendiri. Cedera ringan terjadi biasanya karena posisi tubuh yang salah pas mendarat, sedangkan cedera berat terjadi karena tekel brutal yang dilakukan oleh pemain lawan. Kita bisa ngeliat secara langsung cedera ini karena letak tulang sudah tidak pada posisinya. Sudah banyak para pemain hebat yang digadang-gadang bakal bersinar di masa depan jadi redup karena terkena cedera ini.

6. Hamstring

Hamstring merupakan salah satu cedera yang umum dialami oleh para pesepak bola. Cedera ini terjadi karena salah satu dari 4 otot hamstring mengalami strain. Kalo kamu sering melakukan sprint secara cepat dan dadakan, hati-hati kena hamstring soalnya cedera ini terjadi pas kita lagi lari tiba-tiba dengan cepat.

7. ACL ( Anterior Cruciate Ligament )

Sumber Gambar

ACL merupakan salah satu cedera yang ditakuti oleh semua pesepak bola. Fungsi ACL sendiri itu buat menyetop perputaran lutut sampai kaki. Cedera ini terjadi karena adanya perputaran badan atau bisa juga terjatuh. Pas kita jatuh terus kaki kita tergencet sama badan lawan kayak gambar di atas, posisi ACL bisa mengalami perenggangan dan menarik meniscus sampe lepas loh! Kalo udah kena cedera ini, pemulihannya bisa sangat lama. 

8. Muscle Strain

Cedera ini biasanya menyerang bagian paha dan juga betis para pesepak bola. Kalo udah kena cedera ini, hindarilah melakukan peregangan otot karena otot harus diistirahatkan sementara waktu. Cedera ini juga paling sering kambuh kalo tidak ditangani dengan serius loh!

9. Sport Hernia

Sumber Gambar

Sport Hernia A.K.A turun berok dapat diamati dengan melihat perut bagian bawah. Kalo ada tonjolan gitu, berarti ada tanda-tanda udah mau turun tuh usus kamu. Cedera ini terjadi karena usus yang melorot ke arah locus minoris. Kalo dipaksain dan gak segera diobati, bisa-bisa usus kamu keluar loh.

10. Ankle

Cedera ini biasa disebut keseleo atau terkilir. Bagian yang kena umumnya di sekitar pergelangan kaki atau mata kaki. Hampir semua bidang olahraga dihantui oleh cedera yang satu ini. Eksis banget nih kayaknya… Hehehe.

Itulah 10 jenis cedera yang sering kali menghantui para pesepak bola. Intinya, lakukanlah pemanasan dengan benar sebelum berolahraga, ya!

Kenali Bahaya Mengajak Bayi Masuk Bioskop!

Mengajak bayi nonton bioskop, terutama jika si kecil rewel dan menangis, tidak hanya akan membuat pengunjung lain tidak bisa menikmati film. Mungkin Anda menganggapnya sepele karena toh bisa menidurkan atau menyusui bayi selama dalam bioskop. Namun, kebiasaan membawa bayi nonton bioskop lama-lama dapat merusak pendengarannya dalam jangka panjang. Simak ulasannya di sini.

Bayi nonton bioskop berisiko alami gangguan pendengaran. Apalagi, film horor indonesia dikenal dengan jumpscare bersuara kencang
Orangtua yang cuek membawa bayi atau anak-anak yang usianya masih sangat kecil untuk nonton film ke bioskop secara tidak sadar berperan meningkatkan risiko gangguan pendengaran bayi secara permanen.

Sistem suara canggih yang ditemukan hampir di semua bioskop terkemuka bisa mengeluarkan volume suara hingga mencapai 85 desibel (dB), bahkan jika hanya sebatas suara percakapan standar. Belum menghitung kenaikan desibel yang bisa berkali-kali lipat saat aktor berteriak, atau dari suara tembakan hingga ledakan.

Dokter anak Ahed Bisharat mengatakan bahwa suara di atas 85 dB sangat berbahaya bagi telinga bayi. Bayi memiliki indera pendengaran yang sensitif, dan ia pun sangat memerhatikan suara-suara yang berada di sekitarnya. Suara pada tingkat desibel tinggi dapat menyebabkan kerusakan pada telinga bayi bagian dalam, khususnya koklea. Koklea berfungsi untuk memproses bunyi sehingga bisa terdengar oleh si empunya tubuh.

Suara di atas 100 dB berisiko timbulkan gangguan pendengaran permanen pada anak
Menurut American Academy of Pediatrics, tingkat kebisingan yang melebihi 45 desibel pada bayi perlu menjadi perhatian khusus, dan beberapa film seperti film aksi dapat memiliki tingkat kebisingan 90 desibel. Volume suara di atas 100 desibel selama 15 menit dapat menyebabkan gangguan pendengaran permanen pada anak.

Durasi kebisingan dan seberapa sering bayi terpapar suara keras dari waktu ke waktu juga merupakan faktor pemicu gangguan pendengaran bayi.

Seringnya mengekspos bayi atau anak kecil dengan suara keras dan tidak mengenakan pelindung telinga, seperti sumbat telinga, akan menyebabkan gangguan pendengaran bayi.

Selain itu, suara bising yang anak terima secara terus-menerus juga dapat menyebabkan kerusakan pada sel-sel yang diperlukan untuk pendengaran dan persepsi ucapan. Ini dapat membahayakan proses tumbuh kembang anak di masa depan.

Aturan kalau harus bawa bayi nonton bioskop
Idealnya, bayi dan anak-anak tidak boleh dulu diajak nonton bioskop sampai mereka benar-benar siap. Siap dalam artian perkembangannya sudah matang, dan siap secara psikolgis untuk mencerna tayangan yang tersaji di layar.

Pilih film yang ramah anak, dan kalau terpaksa harus mengajak bayi nonton bioskop, bawalah anak ke bioskop yang memiliki fasilitas bioskop khusus untuk anak dan keluarga. Bioskop ini telah menyesuaikan tingkat volumenya lebih rendah serta pencahayaan yang lebih terang agar sesuai dengan kebutuhan anak. Anda juga bisa memasangkan sumbat telinga pada si kecil untuk mencegah risiko gangguan pendengaran pada bayi.

Terakhir, jika bayi menunjukkan tanda-tanda bosan atau tidak nyaman, segeralah keluar dari bioskop untuk menenangkannya sebelum anak mulai rewel. Suasana yang tidak nyaman, ditambah dengan suara berisik yang ia dengar dari tayangan tersebut dapat membuatnya makin rewel.